
Buatmu Lo’Baw….
Assalamualaikum wa.wb.
Ba’da tahmid was salam
Sebelumnya aku terus memohon “minta maa”f, tapi inilah yang bergemuruh memenuhi rasa. Hampir empat tahun sudah proses saling ‘pengenalan’
Tapi terkadang ….ah mungkin ini hanya sekadar perasaan sesaat yang menyelimuti dan sesekali muncul dari hati kecil. Emmm…aku berusaha memakluminya, aku semakin bingung memberi alasan yang tepat agar aku mampu untuk memahaminya dan memakluminya, atau bahkan jawapan yang terkadang sempat terlontarkan untuk menepis harapan dan impian yang ada. “bersabarlah dan belajarlah untuk memahaminya dan jangan menuntut yang berlebih!!.” Ya..itulah yang biasanya memberikan kekuatan dan jawapan yang paling ampuh untuk meredam atau bahkan menutupi sedikit kekecewaan yang sempat akurasakan. Kerana aku tahu dan faham dengan posisi aku saat ini, mungkin inilah dengan wujud perhatian akan membuatnya semakin merasa bahawa ada yang memerlukannya, mencintainya dan menyayanginya.
Say hello, kaifa haluka, apa khabar sayang, sungguh memberikan energy yang luar biasa dan sangat bererti sekali sebagai wujud dari perhatian, walaupun hanya sekadar lewat pesan pendek.
Semoga apa yang aku’rasakan sampai saat ini tidak mengurangi sayang aku
pada kau, perkenankan maafi aku jikalau terlalu menuntut perhatian yang berlebih darimu….,tidak ada salahnya ‘kan kalau kita mengatakan yang sejujurnya untuk saling menilai diri dan berusaha untuk memperbaikinya agar kita tetap kukuh berjalan di atas komitmen yang kita bangun bersama, dan akan lebih membahagiakan aku kalau kau pun mengatakan apa yang seharusnya aku lakukan, yang merupakan harapan dan keinginan kau, agar aku mampu berbuat sedaya mungkin untuk mewujudkan apa yang kau harapkan, teach me how to love you more!!
Maafkan aku…tapi berertikah lagi maaf ini? Sedangkan kau mengerti…..
Wassalam,
Diantara gemuruh rindu
Yang selalu menyayangimu