KEKAYAAN YANG DILUPAKAN.....

Semoga Allah yang Maha Kaya, memperkaya diri kita dengan perasaan tidak mengkehendakikan selain kepada Allah, kerana ternyata ramai orang kaya yang menjadi miskin, kerana keperluannya lebih banyak daripada kekayaannya. Sayangnya keperluan itu tidak pernah ada hujungnya, seperti minum air laut, makin diminum makin haus.
Begitulah, ramai sekali orang yang diberi kekayaan duniawi tapi batinnya miskin, hari-harinya dilalui dengan sengsara kerana diperbudak oleh keinginan. Semoga Allah memperkaya kita dengan rasa puas terhadap segala yang ada. Kita akan mengupas hikmah dari Imam Ibnu Atailah dalam kitab Al-Hikam seperti berikut ini:-
"Hendaknya membelanjakan tiap orang kaya menurut kekayaannya, ialah mereka yang telah sampai kepada Allah dan orang yang terbatas rezekinya, iaitu orang yang sedang berjalan menuju kepada Allah.

Orang yang telah sampai kepada Allah kerana mereka telah terlepas dari kurungan melihat kepada sesuatu selain Allah ke alam tauhid maka luaslah pandangan mereka, maka mereka berbuat di alam mereka lebih leluasa.

Sebaliknya orang yang masih merangkak-rangkak di dalam ilmu dan faham yang terbatas mereka inipun mengeluarkan sekadarnya."

Orang yang kaya adalah orang yang sedikit keinginannya, dan senang menafkahkannya. Orang yang miskin adalah orang yang sibuk menyembunyikan hartanya dalam tabungan; dia miskin kerana takut berkurang rezekinya. Makin banyak berkurang, makin merasa miskin. Orang yang kaya tidak pernah takut terhadap kekurangan, orang yang kaya hakiki adalah orang yang yakin kepada jaminan Allah sehingga dia ringan bersedekah kerana sedekah itu tidak akan mengurangi harta melainkan akan menambahnya. Jangan melihat kekayaan orang lain dari apa yang dimilikinya, tapi lihatlah kekayaan seseorang dari apa yang boleh dinafkahkannya.

Kekayaan lain adalah ilmu. Orang yang kaya dengan ilmu, leluasa dalam mencari ilmu, dia sampaikan kepada yang lain sesudah dia amalkan. Tapi ada orang yang punya ilmu, kemudian dia kikir tidak mahu memberikan kepada yang lain. Ciri keilmuan seseorang adalah kalau dengan ilmunya dia makin lapang; makin dekat dengan Allah dan makin gemar memberikan ilmunya bagaikan cahaya matahari.

Kekayaan yang kita bahas di sini sebenarnya adalah kekayaan yang disebut ahli ma'rifat, iaitu orang yang mengenal Allah dengan baik. Dia kaya dengan pengenalan akan keagungan kebesaran Allah, dia akan sangat leluasa menjelaskan siapa Allah. Tidak semua orang bisa menjelaskan Allah, bahkan ada yang menyebut Allah saja tidak sanggup, paling tinggi 'Tuhan' atau ada yang mengatakan 'Yang di Atas'; 'Dia yang maha kuasa' dan lain sebagainya. Ada yang begitu berat sekali dalam menyebut, kerana memang dia miskin dalam keyakinan kepada Allah.

Orang yang miskin keyakinan sulit memberikan ketenangan kepada keluarganya, lantaran dia sendiri tidak punya ketenangan itu. Sebaliknya, orang yang sudah kenal dan akrab dengan Allah mempunyai ketenangan yang melimpah pada dirinya, akibatnya dia bisa menenangkan kepada banyak orang di sekitarnya. Wajahnya membuat tenang orang yang menatap, kata-katanya menenangkan orang banyak. Tidak semua orang menyuruh orang tenang, bisa membuat orang menjadi tenang. kerana yang berkatanya belum tentu tenang.

Orang yang sudah mengenal Allah, akan mengagihkan hartanya kerana dia tidak takut miskin, dia mengagihkan ilmunya, tenaganya, fikirannya. Itulah kekayaan sejati orang yang kaya, orang yang mudah sekali mendoakan orang lain, menolong orang lain. Dia tidak pernah berat untuk menyenangkan orang, menghormati orang, itulah orang yang kaya hakiki. Sebaliknya, ada orang yang miskin pada penghargaan. Ke mana-mana ingin dihormati, ingin dihargai, ingin dibedakan, ingin diperlakukan istimewa. Kalau tidak dihargai sakit hati. Dia sebetulnya miskin, dia belum berharga kerana yang berharga itu adalah jika kita dapat menghargai dan menghormati.

Bagi seseorang yang ma'rifat kepada Allah, dia tidak menginginkan apapun, dari siapapun, kecuali hanya dari Allah. Hidupnya tenang, mantap, tidak menjilat, tidak meminta-minta, tidak menggadaikan dirinya kepada mahluk. Mungkin rumahnya sederhana tapi batinnya megah, mungkin wangnya sedikit tapi batinnya kaya, mungkin tanahnya sempit tapi hatinya lapang, mungkin tubuhnya kecil tapi jiwanya besar, inilah kekayaan hati.
Kemegahan dunia dibagikan kepada siapa saja oleh Allah, termasuk kepada orang yang zalim, engkar, munafik, tapi kekayaan Ma'rifatullah tidak dibagikan kepada sebarangan orang. Inilah keadilan Allah SWT. Oleh itu jikalau kita ingin tergolong orang yang kaya, teruslah belajar mengenali Allah, dekati Allah dan jadikanlah diri kita menjadi orang yang senang dan cinta kepada Allah, segalanya Allah. Makin kukuh keyakinan, makin nikmat dalam hidup, makin mulia dan cemerlang dalam keperibadian.

Jangan sampai menganggap melimpahnya kekayaan duniawi sebagai kurniaan Allah yang memuliakan kita, belum tentu. Adakalanya berbentuk 'istidraj'. Oleh Allah diberi, tapi bisa menambah kerugian dan kesesatan, maka waspadalah. Kekayaan sesungguhnya adalah pada batin kita.

Mudah-mudahan dengan ilmu ini kita tidak menjadi risau dengan apa yang telah Allah janjikan. Allah yang bertanggungjawab terhadap segala keinginan kita, tapi kita punya kewajiban untuk menyempurnakan ikhtiar agar selalu berada di jalan Allah. Kalau kita berpegang lurus, Allah tidak mungkin menyia-nyiakan siapapun yang berpegang teguh di jalan-Nya. ***

MULAILAH MEMBERI


Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan anda.

Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan anda.

Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri anda.

Jangan masukkan ke dalam hati.

Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri.

Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri.

Anda tak perlu memasukkan itu ke dalam hati.

Kerana hanya akan menyesakkan dan membebani langkah anda. Ringankan hidup anda dengan memberi pada orang lain.

Semakin banyak anda memberi...

semakin mudah anda memikul hidup ini.


Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar.

Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa anda hadir di sini.

Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung anda. Keberadaan anda bukan untuk kesia-siaan.

Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung.

Alangkah hebatnya anda...

dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia. I

tu hanya terwujud bila anda mau memberikannya.


Aku melempar sekuntum senyum

senyumku berlayar jauh....... di samudera kehidupan yang luas ini... dan.. jauh lebih banyak lagi dari yang dapat aku hitung

ternyata ia kembali berlayar menuju aku!!!!!!!!!

Aku kirimkan sebuah fikiran tentang kebahagiaan,

ke tempat dimana dia amat sangat diperlukan

dan... segera sesudahnya.. .

Aku temukan kebahagiaan itu tumbuh bertambah dalam gudangku sendiri


Dengan bijaksana aku bahagikan hartaku yang tidak seberapa yang ku peroleh dengan susah payah..

dan ... tiba-tiba... uang itu mengalir kembali seratus kali lipat dalam petiku

Aku membantu orang lain mendaki sebuah bukit..

hal sepele saja dan.. hal itu tetap membawa imbalan melimpah buatku suatu persahabatan baru

Setiap hari aku berpikir saat aku bangun

Bagaimana aku bisa mendapatkan sesuatu?

Tapi yang aku tahu... Dengan memberilah.. .aku akan menerima.. Kutepuk sebelah tangan sementara berbisik,

"Awan-awan itu akan pergi"

dan aku merasakan hidupku sangat penuh berkat setiap detik hari itu....

PERCAYALAH dengan-NYA!!!


"Tidak akan terhenti suatu permintaan yang semata-mata engkau minta, engkau sandarkan kepada kurnia kekuasaan Rab-Mu, dan tidak mudah tercapai permintaan, pengharapan yang engkau sandarkan kepada kekuatan dan daya upaya serta kepandaian dirimu sendiri."

Tidak akan berhenti permintaan, jikalau kita bersandar kepada kurnia Allah, tetapi akan penuh dengan kesulitan, penderitaan, kecewa, jikalau kita bersandar kepada daya upaya dan kepandaian kita sendiri.

Ini penting sekali difahami, kerana kita akan banyak kecewa ketika kita bersandar kepada diri atau bersandar kepada selain Allah. Semua kejadian itu mutlak hanya bisa terjadi kerana izin Allah. Sekiranya bergabung jin dan manusia seluruhnya akan mendatangkan satu butir pasir pun tidak akan terjadi tanpa izin Allah. Sekiranya bergabung jin dan manusia bermaksud akan mencelakakan, maka tidak akan menimpa kepada kita satu musibah pun tanpa izin dari Allah. Tidak jatuh satu helai daun tanpa izin dari Allah, mutlak semua yang terjadi adalah dengan izin Allah.

Bergantungnya kita kepada selain Allah itu adalah kesalahan besar, selain membuat kita sengsara dan banyak kecewa, juga boleh mengugurkan amal kita. Apalagi kita bergantung kepada kemusyrikan, dukun, paranormal, hilanglah sudah amal kita. Dalam hal ini, terjadi atau tidak terjadinya keinginan kita, dua-duanya menjadi bencana. Tetapi bagi orang yang bertawakal kepada Allah, terjadi atau tidak terjadi, dua-duanya jadi amal.

Sebelum ikhtiar, kita sempurnakan niat. Kita gunakan perencanaan sesuai dengan sunnatullah. Kita siapkan untuk wujudnya suatu amal, tetapi di awal, tengah dan akhir harus tahu bahwa yang akan terjadi adalah apa yang Allah kehendaki. Jadi kita tidak usah panic. Baik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah. Contohnya, Jika kita ingin punya anak yang terbaik menurut pilihan kita, sempurnakan ikhtiar dengan istikharah, jika belum menikah, mintalah kepada Allah. Terlahirnya anak atau tidak, hanya Allah yang menciptakan. Lima tahun tidak punya anak, walaupun sudah pergi ke doktor, pergi berubat; tidak kenal dengan kegagalan kerana lima tahun perjuangan semuanya jadi amal. Apakah menikah dan langsung punya anak pertanda kebaikan? Belum tentu. Ada orang yang punya anak, malah tambah penderitaan. Kebaikan adalah kalau niatnya benar. Tidak punya anak, tidak bererti suatu musibah. Siti Aisyah tidak punya anak, tapi tidak berkurang kemuliaannya. Yang penting dari awal kita sudah tahu bahwa yang menciptakan janin adalah Allah, yang membentuk janin adalah Allah, yang memberikan ruh adalah Allah, yang mengeluarkan adalah Allah; dan kita Laahaula Wala quwwata illabillahil 'aliyyil adzim.

Benar, manusia akan punya keinginan, dorongan-dorongan untuk cepat terwujud apa yang diinginkan, tetapi kalau orang sudah yakin hanya Allah yang menguasai.Sesungguhnya Allah-lah yang menguasai segala kejadian, tidak bergerak walaupun sebesar zarah. Inilah sebetulnya yang membuat orang akan merasakan nikmat luar biasa ketika hatinya sudah meyakini bahwa setiap kejadian hanya terjadi dengan izin Allah.
Allah SWT berfirman Dan barang siapa yang bertawakal, akan dicukupi keperluan lahir batinnya. Allah Maha Tahu keperluan kita, lebih tahu daripada kita sendiri. Kebergantungan kepada Allah dari awal sampai akhir adalah adab bagi orang-orang yang beriman.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan telah pun berlalu , selayaknya kita melatih diri untuk bertawakal. Ciri khas orang yang bertawakal adalah sedikit kecewanya terhadap kejadian. Saya katakan sedikit, kerana kalau kita kecewa itu menunjukkan kualiti ketawakalan. Apakah kita tidak boleh kecewa? Kita boleh kecewa kalau tidak mampu menyempurnakan amal kita; kecewa kerana sedekah masih terasa berat; kecewa kerana masih menunda-nunda dalam beramal; kecewa kerana solat belum bisa khusyu; kecewa kerana sudah taubat tetapi terjadi lagi maksiat; kecewa ketika dipuji tapi jadi ujub; dalam hal demikian maka kita boleh kecewa.

Allah mengukur hamba-hambanya kerana Dia tahu persis kekuatan iman kita, kadar pengendalian diri kita, emosi kita, nafsu kita, maka tidak akan dikecewakan bagi orang-orang yang selalu bertawakal. Ciri tawakal d iantaranya adalah, kalau memilih sesuatu selalu dengan istikharah. Orang yang bertawakal kepada Allah akan memperbanyak istikharah kerana hal ini merupakan etika untuk meminta pertolongan Allah. Orang yang bertawakal kepada Allah, dia tidak akan tergesa-gesa walaupun dia sangat menginginkannya, kerana tidak ingin terjebak oleh keinginannya sendiri.

"Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau yang menggengam segala kejadian, jangan pernah biarkan diri kami berharap selain dari-Mu...
Ya Allah, jangan biarkan hati ini tenteram selain hanya bersamaMu,
tiada Tuhan selain Engkau kerana Engkaulah yang menggenggam
segala apapun yang Engkau kehendaki."

MELIHAT KE DALAM DIRI


"Wahai anakku, sesungguhnya kalau ada satu butir biji sawi yang tersembunyi di dalam batu atau di langit atau di bumi, maka Allah mengetahuinya. Sungguh Allah itu Maha Halus lagi Maha Mengetahui."
(QS.31 : 16)

Allah SWT mempunyai nama indah Al-Khobir. "Kho", "ba", dan "ro", itulah susunan huruf-hurufnya. Kata yang tersusun dari huruf-huruf tersebut berkisar maknanya pada dua hal, iaitu pengetahuan dan kelemahlembutan. Khobir biasanya digunakan untuk menunjukkan pengetahuan yang dalam dan sangat terperinci menyangkut hal-hal yang sangat tersembunyi.

Menurut Imam Al-Ghazali, Al-Khobir adalah yang tidak tersembunyi bagi-Nya hal-hal yang sangat dalam dan yang disembunyikan. Tidak terjadi sesuatu pun dalam kerajaan-Nya yang di dunia maupun alam raya kecuali diketahui-Nya. Tidak bergerak atau diam satu butir atom pun dan tidak bergerak atau tenang satu jiwa pun kecuali ada beritanya di sisi Allah.

Allah mengetahui apapun yang dikandung hati atau disimpan oleh fikiran. Bisikan-bisikan nafsu, ajakan-ajakan syaitan, khayalan-khayalan pikiran, prasangka-prasangka di hati, rencana-rencana jahat, komentar-komentar dan gumaman hati, semua ada dalam pengetahuan Allah. Ada dua tindakan yang dapat dilakukan untuk meneladani asma Al-Khobir ini. Tindakan pertama menyangkut hubungan keluar dengan makhluk lain. Kita sedar bahewa pengetahuan kita sangat terbatas. Kita tidak tahu isi hati dan kepala orang lain, dan kita pun tidak tahu banyak tentang maksud-maksud di balik penciptaan makhluk diesekitar kita.

Di atas kesedaran ini, maka akhlak yang patut dikembangkan adalah baik sangka! Selalu berbaik sangka kepada Allah dan sesama. Bila kita melihat orang yang cacat, seperti pincang, buta, atau lumpuh, janganlah mencela tetapi berbaik sangkalah, kerana boleh jadi cacat itu pada fizikalnya saja sedangkan batinnya penuh kemuliaan dan kesempurnaan kerana redha menerima ketentuan Allah. Bila kita mencela maka kitalah yang sebenarnya cacat. Cacat hati karena tidak mampu melihat hikmah Allah, cacat adab kerana merendahkan makhluk Allah, dan cacat Akhlak kerana baru bisa mencela dan tidak mampu berbuat untuk menolong.

Tindakan kedua menyangkut diri kita sendiri. Pertama, kenalilah jasad ini dan hubungkan dengan kekuasaan Allah. Kedua, kenalilah kekurangan-kekurangan kita dalam segi ilmu, sikap, dan perilaku dan hubungkanlah dengan pengawasan Allah. Ketiga, kenalilah tujuan hidup ini dan selaraskan dengan keinginan Allah. Bila kita perhatikan jasad ini, maka insya Allah kita sedar dari mana asal kita dan siapakah kita. Dari setitis air yang hina, ke mana-mana membawa kotoran dan kalau sudah mati menjadi bangkai, itulah jasad ini. Tidak berdaya bila sudah kena penyakit. Bila sudah tua akan melemah. Tidak ada yang patut disombongkan. Bila kita perhatikan betapa besar kurnia Allah atas tubuh ini, maka insyaAllah kita sedar bahwa keindahan dan kesempurnaan tubuh ini Allah-lah yang membuat. Kekurangan dan kecacatan pun bukan kita yang menghendaki. Ini akan melahirkan rasa terima kasih dan rasa menerima. Sibukkanlah diri melihat kekurangan diri lalu bekerjalah untuk memperbaiki. Kita tahu betapa bodohnya kita dan betapa sedikitnya ibadah kita. Yang sedikit itupun kita rosak dengan tidak khusyuk dan kita hancurkan dengan ketidakikhlasan. Kita seharusnya malu kepada Allah kerana kebusukan-kebusukan hati kita.

Hidup ini untuk akhirat. Awasilah setiap tindakan agar benar-benar diniatkan kerana Allah dan selalu berada di jalan Allah. Belajar dari Al-Khobir membuat kita banyak melihat ke dalam diri dengan waspada dan melihat keluar diri dengan berbaik sangka.

madrasah RAMADHAN bersama RASUL....


Wahai manusia
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah
dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah.
Bulan yang paling mulia di sisi Allah.
Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama.
Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama.
Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi
tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya.
Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih,
tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabb-mu
dengan niat yang tulus dan hati yang suci
agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.
Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu,
kelaparan dan kehausan di hari kiamat.
Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda,
sambungkanlah tali persaudaraanmu,
jaga lidahmu, tahan pandanganmu
dari apa yang tidak halal kamu memandangnya
dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
Kasihilah anak yatim
nescaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu.
Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu-waktu solatmu
kerana itulah saat-saat yang paling utama
ketika Allah 'Azza wa Jallaa memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih.
Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya,
menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya
dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.


Wahai manusia !
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai kerana amal-amalmu
maka bebaskanlah dengan istighfar.
Punggung-punggungmu berat
kerana beban (dosa)mu maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah
Allah Ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya
bahwa Dia tidak akan mengazab orang yang solat dan sujud,
dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka
pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.


Wahai manusia !
Barangsiapa di antaramu memberi buka
kepada orang-orang mu`minin yang berpuasa di bulan ini
maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak
dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat-sahabat bertanya, "Ya, Rasulullah!
Tidaklah kami
semua mampu berbuat demikian".
Rasulullah meneruskan:
Jagalah dirimu dari api neraka
walaupun hanya dengan sebiji kurma.
Jagalah dirimu dari api neraka
walaupun hanya dengan seteguk air.


Wahai manusia
Siapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini
ia akan berhasil melewati shirath
pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.
siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang
yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini,
Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat.
Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini,
Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan- Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini,
Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya
Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan silaturrahim) di bulan ini,
Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini,
Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.
Barangsiapa melakukan shalat fardlu
baginya ganjaran seperti melakukan 70 solat fardu di bulan yang lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini,
Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.
Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam alQuran pada bulan- bulan yang lain.

Wahai manusia !
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu
maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.
Pintu-pintu neraka tertutup maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah d dibukakan bagimu.
Syaitan-syaitan terbelenggu maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.
Amirul Mukminin karamallahu wajha berkata,
"Aku berdiri dan berkata, ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini ?"
Jawab Nabi' "Ya Abal Hasan ! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah..

KEKASIH YANG TERSISIH

Waktu engkau masih kanak-kanak.Kau laksana kawan sejatikuDengan wudu', aku kau sentuhdalam keadaan suci, aku kau pegangAku,kau junjung dan kau pelajariAku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hariSetelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku.Apakah aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah.?Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmuAtau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.Sekarang, aku tersimpan rapi sekali;sehingga engkau lupa di mana aku tersimpan.Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi stormu. Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa.Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan.


Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian.Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.Dulu.pagi-pagi.surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.Di waktu petang, aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.Sekarang.seawal pagi sambil minum kopi.engkau baca surat khabar dahulu.Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia.Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,Engkau abaikan dan engkau lupakan.Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Bismillah).Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.Tidak ada kaset @ cd yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu.Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasyen radio kesukaanmu.Mengasyikkan.


Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.Di komputermu pun kau putar musik favoritemuJarang sekali engkau putar ayat-ayatku.E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan.Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu.Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaikuBila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.Menonton siaran telivisyen.Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah.


Waktupun cepat berlalu.Aku semakin kusam dalam laci-laci mu.Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama.Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali. Itupun hanya beberapa lembar dariku.Dengan suara dan lafaz yang tidak semerdu dulu. Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku. Atau waktu kematian saudara atau taulan mu. Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya; Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu. Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t.


Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu.Setiap saat berlalu.Dan akhirnya.kubur yang setia menunggu mu. Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu. Jika aku engkau baca selalu dan engkau hayati. Di kuburmu nanti..Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.Yang akan membantu engkau membela diri dalam perjalanan ke alam akhirat. Dan akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.


Peganglah aku kembali.. bacalah aku kembali aku setiap hari. Kerana ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.Yang berasal dari Allah Azzawajalla Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu.Keluarkanlah segera aku dari almari, lacimu. Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu. Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu. Sentuhilah aku kembali.Baca dan pelajari lagi aku..Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat. Seperti dulu.. waktu engkau masih kecil. Di surau kecil kampungmu yang damai.Jangan aku engkau biarkan aku sendiri.... Dalam bisu dan sepi....

JAWAB SENDIRILAH!!!


Betul.. Cinta tak boleh dipaksa.

Sekian lama anda melakonkan watak utama.. sebagi insan yang bernama kekasih, dan anda tidak boleh meneruskannya lagi. Dia menganggap anda adalah teman istimewa kerana anda telah membiarkannya.

Bagaimana nak bagitau seorang insan yang amat baik hati, yang selalu bersama waktu susah senang, sakit demam dan menyayangi anda sepenuh hatinya, yang anda sebenarnya tidak mencintai dirinya... Walaupun begitu kuat anda cuba memupuk perasaan tersebut ia tetap gagal.

Anda cuba letakan segala kebaikan dan budinya selama bertahun tahun itu untuk menjadi pendokong bagi membina cinta dan perasaan kepadanya. Malangnya tak berhasil. .. dan anda PASTI yang anda menghormati, kasihan padanya tetapi tidak mencintainya.

Memberitahu kebenaran kepadanya tidak sampai di hati tapi kalau tak beritahu.. anda sendiri terus menipu dirinya dan diri anda.

Dan dia pula..hanya mengharapkan anda untuk menjadi teman sejiwanya. Hanya anda.. Bagaimana sanggup anda melukakan hati seorang insan yang begitu berbudi kepada anda, yang begitu baik hati..

Bagaimana nak beritahu dia yang kita langsung tiada perasaan cinta padanya..?

Ya Allah, anda mungkin akan dilabel manusia paling kejam jika melukakan hatinya setelah apa yang dia korbankan untuk anda selama ini. Anda PASTI..anda tidak mencintainya walaupun setelah bertahun mencuba. Letih menipu perasaanya dan lebih letih menipu perasaan sendiri..

Anda nekad nak memberitahu..mohon diberi kekuatan..tapi macam mana lah nak cakap... Macam mana nak buat ni...?

SAHABATKAH KITA.....


Dalam dunia ini, kita tidak punya sesiapa kecuali diri sendiri.. tetapi dalam kita bersendiri, kita beruntung kerana mempunyai seorang SAHABAT yang memahami kita.

Sebagaimana kita mengharapkan keikhlasan dan kejujuran seorang SAHABAT, begitu juga dia.
Tetapi kita sering terlupa akan hal itu. Kita cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita.

Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya. Kita tidak memberi dia peluang untuk menerang keadaannya.

Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan membela diri.Kita terlupa, kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti.. kerana kita juga ada janji yang tidak ditepati. Kita beri beribu alasan, 'memaksa'dia menerima alasan kita.

Waktu itu, terfikirkah kita tentang perasaannya? Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa..tetapi kita sering terlupa. Untungnya mempunyai seorang SAHABAT yang sentiasa di sisi kita pada waktu kita memerlukan dia.

Dia mendengar luahan perasaan kita, segala rasa kecewa dan ketakutan, harapan dan impian kita luahkan, dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah.

Selalunya kita terlalu asyik bercerita tentang diri kita hingga kadang-kadang terlupa SAHABAT kita juga ada cerita yang ingin dikongsi bersama kita.

Pernahkah kita memberi dia peluang untuk menceritakan tentang rasa bimbangnya, rasa takutnya?

Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita?

khlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya?
Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya seperti mana dia meniup semangat setiap kali kita merasa kecewa dan menyerah kalah?

Dapatkah kita yakinkan dia bahawa kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah? Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia sandarkan harapan?

Sesekali jadilah SAHABAT yang mendengar dari yang hanya bercerita. Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan SAHABAT, kerana dia juga seorang manusia;dia juga ada rasa takut, ada rasa.bimbang, sedih dan kecewa.

Dia juga ada kelemahan dan dia juga perlukan SAHABAT sebagai kekuatan. Jadilah kita SAHABATnya itu. Kita selalu melihat dia ketawa, tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yang kita sangka.
Di sebalik senyumannya itu, mungkin banyak cerita sedih yang ingin diluahkan, disebalik kesenangannya, mungkin tersimpan seribu kekalutan, kita tidak tahu.tetapi jika kita cuba jadi SAHABAT seperti dia, mungkin kita akan tahu.

Renungilah.

JANGAN MENIKAH!, kalau.....


Berikut adalah pesanan buat anda yang ingin mendirikan rumahtangga. Secara dasarnya, adalah bagus untuk bernikah pada usia muda bagi mengelakkan maksiat. Namun perlulah diperhatikan apakah tujuan sebenar anda bernikah sebagai salah satu usaha awal membina rumahtangga bahagia:


1. Jangan bernikah kerana harta.

Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.


2. Jangan bernikah karena perasaan asmara.

Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalah artikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.


3. Jangan bernikah karena rupa saja.

Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.


4. Jangan bernikah karena kasihan

Rasa kasihan memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pernikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pernikahan adalah kasih, bukan kasihan.


5. Jangan bernikah untuk kepuasan seks saja.

Memang seks suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pernikahan. seks hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan seks akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.


6. Jangan bernikah kerana paksaan keluarga.

Seorang anak harus berbakti kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka, jangan dengan kekerasan.


7. Jangan bernikah karena desakan usia

Bila usia sudah menjelang senja dan rekan-rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhirnya "asal boleh." Hindarilah tindakan tersebut. Yakinilah bahwa Allah sudah menyediakan yang terbaik untuk anda.


8. Jangan bernikah untuk membalas jasa

Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi tidak semestinya dengan pernikahan.


9. Yang terpenting adalah jangan bernikah tanpa pengertian dan persiapan dengan tindakan yang nyata.


Bernikahlah menurut pola rencana Allah - Daripada salah dan mengundang derita, lebih baik tidak bernikah. Jika tidak diteguhkan oleh Allah. Karena Allahlah yang menciptakan manusia sepasang-sepasang. Bernikahlah kerana Allah dan untuk mendapat redhaNya.


Tanpa persetujuan Allah, tidak mungkin manusia dapat bersatu!

DIAMLAH....

Manusia berbicara setiap masa. Bicara yang baik akan membawa keselamatan dan kebaikan kepada manusia. Jika bicara tidak mengikut adabnya, manusia akan merana di dunia dan di akhirat. Di dunia akan dibenci oleh manusia lain manakala di akhirat bicara yang menyakiti hati orang lain akan menyebabkan kita terseksa kekal abadi di dalam neraka Allah s.w.t

Bagi mereka yang beriman, lidah yang dikurniakan Allah itu tidak digunakan untuk berbicara sesuka hati dan sia-sia. Sebaliknya digunakan untuk mengeluarkan mutiara-mutiara yang berhikmah.

Oleh itu, DIAM adalah benteng bagi lidah manusia daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia.

HIKMAH DIAM

1. Sebagai ibadah tanpa bersuah payah
2. Perhiasan tanpa berhias
3. Kehebatan tanpa kerajaan
4. Benteng tanpa pagar
5. Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang
6. Istirehat bagi kedua malaikat pencatat amal
7. Menutupi segala aib

Hadis-hadis Rasullullah mengenai kelebihan diam yang bermaksud: "Barangsiapa yang banyak perkataannya, nescaya banyaklah silapnya. Barangsiapa yang banyak silapnya, nescaya banyaklah dosanya. Dan barangsiapa yang banyak dosanya, nescaya neraka lebih utama baginya" (Riwayat Abu Naim)

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam".
(Riwayat Bukhari & Muslim)

"Barangsiapa diam maka ia terlepas dari bahaya". (Riwayat At-Tarmizi)

BANYAK DIAM TIDAK SEMESTINYA BODOH,
BANYAK CAKAP TIDAK SEMESTINYA CERDIK, KERANA KECERDIKKAN ITU BUAH FIKIRAN,

ORANG CERDIK YANG PENDIAM LEBIH BAIK DARI ORANG BODOH YANG BANYAK CAKAP.

MENASIHATI ORANG YANG BERSALAH, TIDAK SALAH. YANG SALAH MEMIKIRKAN KESALAHAN ORANG LAIN.

KALAU ORANG MENGHINA KITA,
BUKAN KITA TERHINA,
YANG SEBENARNYA ORANG ITU MENGHINA DIRINYA SENDIRI.

Manusia tidak akan dapat mengalahkan syaitan kecuali dengan diam. Jalan yang terbaik ialah diam kalau kita tidak dapat bercakap kearah perkara-perkara yang baik. Bicara yang baik adalah lambang hati yang baik dan bersih yang bergantung kepada kekuatan iman pada diri manusia.

Diam bukan bermakna sombong! Jadi kita dinasihatkan hendaknya kita banyak berdiam (berzikir di dalam hati) dan Senyum selalu kerana senyum itu adalah satu sedekah. Insya'Allah

JIKA KAMU MEMILIKI....

Jika kamu memancing ikan.... setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil terus ikan itu.... janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu sahaja.... kerana ia akan sakit oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... setelah ia mula menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.... janganlah sesekali kamu terus meninggalkannya begitu sahaja.... kerana dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatimu....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu.... Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menampalnya semula.... akhirnya ia dibuang.... sedangkan jika kamu cuba membaikinya mungkin ia masih boleh digunakan lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang terima lah seadanya.... Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.... anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya.... akhirnya kamu kecewa meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan berterusan hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi... yang kamu pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin mengejar kelazatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal.


Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... yang kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, cuba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain Kamu juga yang akan menyesal.....

MARI TAKUTKAN JIRAN ANDA...hehehe


10 CARA MENAKUTKAN JIRAN ANDA


1.) Kat halaman belakang, gali 2-3 batas berbentuk kubur kemudian letakkan papan dan kain putih. Bila jiran tegur nanti, kata "Takde apa-apa tu. Saya nak tanam sayur... .nak berkebun", sambil menyiram air mawar keatas 'kubur tipu' tu... . lagi wangi lagi real...


2.) Bila jiran tengah menonton TV di ruang tamu mereka, ambil kerusi malas / kerusi plastik dan turut serta menonton TV mereka, tapi dari halaman mereka dan dengan menjengok2 tingkap mereka. Sure mereka seriau, especially kalau mereka tengah menonton cerita 'Pontianak Harum'. Kalau boleh, pakai jubah putih dan lakukan pada malam hari.


3.) Pesan pizza tapi alamatkan ke rumah jiran anda. Setiap kali buat pesanan, suruh orang delivery hantar ke rumah mereka. Kalau jiran complain, kata anda takde telefon jadi kena pesan ke alamat mereka...


4.) Setiap Subuh, alihkan tanaman dan pokok bunga jiran anda daripada tempat yang asal. Lakukan setiap pagi supaya tanaman / pasu bunga mereka sentiasa beralih-alih. Kalau mereka hairan, kata "Kuat berjalan betul pokok2 awak nih!".

5.) Minta kebenaran mereka untuk membuang sampah di tong sampah mereka. Jika mereka tanya kenapa, kata je "Tong sampah saya penuh dengan mayat.. eh.eh... sampah... hehehe".


6.) Bila menyidai baju di ampaian rumah, sidai sekali surat khabar, majalah dan buku2 anda. Jika jiran tengok, kata je anda tak suka membaca bahan bacaan kotor.


7.) Suruh isteri dan anak2 anda mmanggil anda 'Duli yang maha mulia seri paduka Zorgon' depan jiran2. Jika jiran nak tahu kenapa, kata je anda berasal dari kerabat diraja Marikh.


8.) Buat open-house dan jemput jiran2 anda. Tapi hidangkan kasut, selipar, terompah, boots dan kasut high-heels sebagai hidangan utama. Buat barbecue di halaman dan panggangkan selipar jepun anda. Cadangkan kepada jiran yang anda pun boleh tolong mereka panggang kasut mereka sekali.


9.) Bila jiran datang ke rumah anda, jangan bagi mereka duduk diatas kerusi. Suruh duduk kat lantai, walaupun ternyata ada sofa dan banyak kerusi lain. Kata yang kerusi2 kat rumah anda ada jerangkap samar (landmines). Kalau ke rumah mereka, buat benda yang sama. Kata anda tak nak duduk, takut meletup...


10.) Buat patung boneka drp kain yang serupa macam muka dan pakaian jiran anda. Jika dia terkejut, kata je anda rasa lonely dan boneka tersebut membuat anda rasa jiran anda sentiasa disisi dan tak lonely. Sure dia horror... .!


PENULIS TAK BERTANGGUNGJAWAB UNTUK SEBARANG RISIKO BAGI PELAKU IDEA INI. INI SEKADAR IDEA...

Sewaktu bersujud, kita berada amat hampir dengan Allah. Katakanlah apa sahaja di dalam hati hajat kita sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. yang biasa memanjangkan sujudnya dengan memperbanyakkan zikir dan doa didalamnya.


Sabda Rasulullah s.a.w:"Suasana yang paling hampir antara seseorang hamba dengan Tuhannya ialah di kala ia bersujud kerana itu hendaklah kamu memperbanyakkan doa di dalamnya."


Banyak doa yang diamalkan oleh Rasulullah untuk kita ikuti. Salah satunya yang paling baik untuk diamalkan ialah doa yang dibaca sewaktu sujud akhir dalam solat. Baca dalam hati. "Ya Allah, tambahkanlah bagiku rezeki yang banyak lagi halal, imam yang benar, ilmu yang bermanfaat, kesihatan yang elok, kecerdikan yang tinggi, hati yang bersih dan kejayaan yang besar."


Semoga dengan mengamalkan doa itu kita mendapat manfaat atau sekurang-kurangnya menjadi cita-cita kita dalam mencari keredhaan Allah dunia dan akhirat. Banyak kelebihan memanjangkan sujud dan memperbanyakkan doa di dalamnya.Rasulullah s.a.w. biasa berbuat begitu sehingga pernah para sahabat hairan kerana lamanya baginda bersujud.Keistimewaan umatnya yang bersujud telah disebut oleh baginda dalam sabdanya yang bermaksud:"Tiadalah ada seorang umatku melainkan aku yang akan mengenalinya di hari kiamat"Mendengar itu para sahabat bertanya: "Bagaimanakah engkau dapat mengenali mereka dalam khalayak ramai wahai Rasulullah?"Jawab baginda: "Tidakkah engkau melihat seandainya sekumpulan unta dimasuki oleh seekor kuda yang amat hitam, sedang di dalamnya pula terdapat sekor kuda putih bersih, maka adakah engkau tidak dapat mengenalinya?"Sahabat Menjawab: "Bahkan !" Rasulullah menyambung: "Kerana sesungguhnya padahari itu (kiamat) muka umatku akan putih (berseri-seri) disebabkan mereka bersujud (di dunia), segala anggota mereka ( terutama anggota wudu') putih berseri-seri oleh cahaya wudhu' !"


KEISTIMEWAANNYA Ahli neraka juga mendapat keselamatan kerana bekas sujudnya. Rasulullah s. a. w. bersabda yang bermaksud:"Apabila Allah hendak melimpahkan Rahmat (kebaikan) kepada ahli-ahli neraka yang Dia kehendaki, Dia pun memerintahkan malaikat supaya mengeluarkan orang-orang yang menyembah Allah, lalu mereka dikeluarkan dan mereka dikenali dengan kesan-kesan sujud (di dahi mereka), di mana Allah menegah neraka memakan (menghapuskan) bekas-bekas sujud itu, lalu mereka pun keluar dari neraka, maka setiap tubuh anak Adam akan dimakan api neraka selain bekas sujud"


Begitulah Allah memuliakan hamba-Nya yang bersujud. Orang yang sujud mendapat keistimewaannya apatah lagi di dalam sujud itu kita berdoa. Sudah tentu mendapat perhatian yang sewajarnya. Semoga kita akan menjadi hamba yang benar-benar mendapat rahmat.

MENANGISLAH DI SINI....

Nyaring berkumandang menghiasi telinga si ibu. Merekah tersenyum hatinya gembira penawar sakit dan lesu serta berjuang dengan Maut.Lalu mulailah sebuah kehidupan yang baru didunia dengan sebuah risiko pahit dan kejamnya kehidupan ini, bercucurkan darah dan titis air mata.
Air mata adakalanya penyubur hati, penawar duka. Adakalanya buih kekecewaan yang menghimpit perasaan dan kehidupan ini.Air mata seorang manusia hanyalah umpama air kotor diperlimpahan. Namun setitis air mata kerana takut kepada Allah persis permata indahnya gemerlapan terpancar dari segala arah dan penjuru.Penghuni Syurga ialah mereka yang banyak mencucurkan air mata Demi Allah dan Rasulnya bukan semata kerana harta dan kedudukan.Pencinta dunia menangis kerana dunia yang hilang.Perindu akhirat menangis kerana dunia yang datang.Alangkah sempitnya kuburku, keluh seorang batil, Alangkah sedikitnya hartaku, kesal si hartawan (pemuja dunia).
Dari mata yang mengintai setiap kemewahan yang mulus penuh rakus, mengalirlah air kecewa kegagalan. Dari mata yang redup merenung Hari Akhirat yang dirasakan dekat, mengalirkan air mata insaf mengharap kemenangan, serta rindu akan RasulNya.
"Penghuni Syurga itulah orang-orang yang menang." (al-Hasyr: 20)
Tangis adalah basahan hidup, justeru: Hidup dimulakan dengan tangis, dicela oleh tangis dan diakhiri dengan tangis. Manusia sentiasa dalam dua tangisan.
Sabda Rasulullah s.a.w. "Ada dua titisan yang Allah cintai, pertama titisan darah para Syuhada dan titisan air mata yang jatuh kerana takutkan Allah."
Nabi Muhammad bersabda lagi : "Tangisan seorang pendosa lebih Allah cintai daripada tasbih para wali."
Oleh itu, berhati-hatilah dalam tangisan, kerana ada tangisan yang akan mengakibatkan diri menangis lebih lama dan ada tangisan yang membawa bahagia untuk selama-lamanya.Seorang pendosa yang menangis kerana dosa adalah lebih baik daripada Abid yang berangan-angan tentang Syurga mana kelak ia akan bertakhta.
Nabi bersabda : "Kejahatan yang diiringi oleh rasa sedih, lebih Allah sukai dari satu kebaikan yang menimbulkan rasa takbur."
Ketawa yang berlebihan tanda lalai dan kejahilan.Ketawa seorang ulamak dunia hilang ilmu, hilang wibawanya.Ketawa seorang jahil, semakin keras hati dan perasaannya.
Nabi Muhammad bersabda : "Jika kamu tahu apa yang aku tahu nescaya kamu banyak menangis dan sedikit ketawa."
Seorang Hukama pernah bersyair : "Aku hairan dan terperanjat, melihat orang ketawa kerana perkara-perkara yang akan menyusahkan, lebih banyak daripada perkara yang menyenangkan."
Salafussoleh menangis walaupun banyak beramal, takut-takut tidak diterima ibadatnya, kita ketawa walaupun sedar diri kosong daripada amalan.Lupakah kita??Nabi pernah bersabda : "Siapa yang berbuat dosa dalam ketawa, akan dicampakkan ke neraka dalam keadaan menangis."
Kita gembira jika apa yang kita idamkan tercapai.Kita menangis kalau kita cita-citakan terabai.Nikmat disambut ria, kedukaan menjemput duka.
Namun, Allah swt. telah berfirman :"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, pada hal ianya amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216)
Bukankah Nabi pernah bersabda: "Neraka dipagari nikmat, syurga dipagari bala."
Menangislah wahai diri, agar senyumanmu banyak di kemudian hari. Kerana engkau belum tahu, nasibmu dihizab kanan atau hizab kiri. Di sana, lembaran sejarahmu dibuka satu persatu, menyemarakkan rasa malu berabad-abad lamanya bergantung kepada syafaat Rasulullah yang dikasihi Tuhan.
Kenangilah, sungai-sungai yang mengalir itu banjiran air mata Nabi Adam yang menangis bertaubat, maka suburlah dan sejahteralah bumi kerana terangkatnya taubat. Menangislah seperti Saidina Umar yang selalu memukul dirinya dengan berkata:"Kalau semua masuk ke dalam syurga kecuali seorang, aku takut akulah orang itu."
Menangislah sebagaimana Ummu Sulaim apabila ditanya: "Kenapa engkau menangis?" "Aku tidak mempunyai anak lagi untuk aku kirimkan ke medan Perang," jawabnya.
Menangislah sebagaimana Ghazwan yang tidak sengaja terpandang wanita rupawan. Diharamkan matanya dari memandang ke langit seumur hidup, lalu berkata : "Sesungguhnya engkau mencari kesusahan dengan pandangan itu."
Ibnu Masud r.a. berkata: "Seorang yang mengerti Al-Qur'an dikenali waktu malam ketika orang lain tidur, dan waktu siangnya ketika orang lain tidak berpuasa, sedihnya ketika orang lain sedang gembira dan tangisnya di waktu orang lain tertawa. Diamnya di waktu orang lain berbicara, khusyuknya di waktu orang lain berbangga, seharusnya orang yang mengerti Al-Qur'an itu tenang, lunak dan tidak boleh menjadi seorang yang keras, kejam, lalai, bersuara keras dan marah.Tanyailah orang-orang soleh mengapa dia tidak berhibur : "Bagaimana hendak bergembira sedangkan mati itu di belakang kami, kubur di hadapan kami, kiamat itu janjian kami, neraka itu memburu kami dan perhentian kami ialah Allah."Menangislah di sini, sebelum menangis di sana!

AKU SELALU MENGASIHIMU....


Saat kau bangun pagi hari,
AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU,
walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU
atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kelmarin .

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja .AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk .Disatu tempat, engkau duduk di sebuah kerusi selama lima belas minit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telefon dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan khabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rezeki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya . masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan.Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU .

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut.Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, fikiran atau syukur dari hatimu.

Keesokan harinya . engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU .Tapi yang KU tunggu. tak kunjung tiba . tak juga kau menyapaKU.Subuh . Zuhur . Asar .Maghrib . Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU. tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU .

Apa salahKU padamu wahai HAMBAKU?rezeki yang KU limpahkan, kesihatan yang KU berikan, harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat KepadaKU.!Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU . Yang selalu menyertaimu setiap saat .

AKU PUAS LAKI KU MAT SALEH!!!...

Takku sangka buah cempedak lagi best dari nangka. Mak aku yang sekolah setakat darjah enam pun boleh tahan dia punya tastenya. Tak sia-sia dia carikan jodoh utk aku.......Tak yah aku nak susah-susahkan diri nak pasang badan ngorat jantan sana sini, dosa woit! Cikalang semua sudah setel.
Calon pun dah ada, golongan orang berada katakan....lak tu dan most of all....orang putih you......Glamerlah aku. Kekadang bila difikir-fikir.......mimpikah aku.....macam tak caya aje.....dah jadi macam cerita Cinderella pulak.....Aku nie bukanlah jelita sangat...kulit kerbau bapak aku pun lebih bersih dari kulit aku....Agaknya orang putih tu ingat aku ni Negro kot!.......macam Janet Jackson ke; Whitney Houston ke.......Ah! tak kisahlah, janji hati dah suka, pokok duri pun sanggup ku panjat. Dia yang beriya-iya yang nak meminang. Lagipun, mak aku cakap, pasal kawin, biar mak yang cari....katanya berkat. Yang penting amaaan sepanjang masa.......
"Hensem ke dia mak?" Soalan pertama yang aku tanyakan kat mak. Alah.....semua pompuan pun akan tanya soalan ini, betul tak? "Jangan takutlah, tanggung beres...." Betulke mak aku ni........Naik pening kepala batu aku ni.......Tapi, tak apelah. Mak aku cakap orangnya dah berumur sikit....duda, sebab bininyer meninggal...tak tahu apa sebabnya.......Tapi agak aku kan, dia tercekik biji durian.....power seh....anak tak ade.......lagi power....Ah! tak kisahlah, itu semua small matters, bisa di atur.
Tapi, tua-tua pun ok jugak. Kalau muda takkan nak panggil 'adik' pulak, kan? Duda pun dudalah...at least ade experience dlm meranjau onak duri di alam rumahtangga.... aiseyman, berfalsampah lak aku ni......Setakat ader sepit-tiket (alah! adik beradik certificate lah) kursus rumahtangga buat ape, yang menganggur bersepah-sepah........ Banyak orang tanya, "kau suka ke, mak kau kahwinkan kau dengan mat salleh?" Aku senyum saja.... Kontrol sikit muka nie. Kalau ikutkan hati, nak aje aku peluk dan cium! pipi mak aku pasal kawinkan aku dengan orang putih.......Alamak! macam drama sabun lah (soap opera lah, cakap orang putih)......
Kawan sepengumpatan aku......si Bedah, Joyah, Tipah dan Kia semuanye jeles bila dia orang tahu berita ni.......Bukan saja jeles, dia orang nak psycho aku yang bukan-bukan... "Nanti orang putih tu bawak kau kat negeri dia, jadikan kau hamba tebusan, baru kau tahu." Tapi aku buat dak saje......"Eleh! kalau jeles, cakap aje jeles....jangan nak cari alasan....." "Kau orang tu, sampai bila nak jadi andartu....." Itu jugak jawapan aku bila dah geram..... Lebih-lebih lagi si Kiah tu........kalau cakap, habis tempias air liurnye ke muka orang..... patutlah orang cakap mulut dia mulut laser...... Ah! lagi bengang aku pikirkan pasal dia orang.......Blah lah sama korang.......!!!
Inilah dia saat yang paling aku nanti-nantikan:
"Semua dah sedia?... Saksi sedia?....Pengantin lelaki sedia?....."
"Baik mari kita mulakan sekarang.........."
"MAT SALLEH LUDIN BIN MAT KULUP JIDIN"....
"AKU NIKAHKAN DIKAU DENGAN SAODAH BINTE SANORPAN DENGAN MASKAHWINNYA......."
Tiba-tiba, suara pak imam sayup-sayup dari pendengaranku dan penglihatanku mula kabur. Aku terasa bumi ni macam nak tercabut.......
"Fengantin fomfuan fengsyan, nikah ni kira syah ke...... masyam mana nie?" terdengar akan suara suamiku yang keluar dari mulutnya yang dah tidak berpagar lagi. Ternampak jugak bayangnya yang terbongkok-bongkok..... Jalan pun kena pakai tongkat...
Alamak! Tak sanggup aku nak nengok muka minah-minah empat ekor tu yang terkekek-kekek dan berdekah-dekah disisiku.....
Tapi aku puas! Suamiku Mat Salleh..! Kalau dah jodoh nak buat macam mana...

AKU MENULIS DI ATAS PASIR....


Kisah ini adalah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, berlaku perselisihan faham diantara kedua sahabat ini sehingga mereka bertengkar di antara satu sama lain. Salah seorang dari mereka tidak dapat menahan rasa marah lantas menampar sahabatnya. Sahabat yang kena tampar sangat terkejut kerana tidak menyangka sahabat karibnya bertindak sedemikian rupa. Dia membongkokkan badannya dan menulis di atas pasir :"Hari Ini, Sahabat Terbaik Ku Menampar Pipiku"
Mereka meneruskan perjalanan dan akhirnya sampai di sebuah wadi (oasis), dimana mereka memutuskan untuk mandi. Namun, ternyata oasis tersebut cukup dalam sehingga sahabat yang kena tampar tadi hampir lemas tetapi diselamatkanlah ia oleh sahabatnya.

Setelah diselamatkan dan dibawa ke tebing oasis tersebut, dia menulis di sebuah batu mengenai kejadian yang telah berlaku tadi :

"Hari Ini, Sahabat Terbaik Ku Menyelamatkan Nyawaku"

Sahabatnya dalam keadaan hairan bertanya ''Kenapa setelah aku menampar dan melukai hati kamu, kamu menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulisnya di atas batu pula? Sahabatnya menjawab, '' Semasa kau menampar aku, aku menulisnya diatas pasir kerana apabila angin bertiup, maka tulisan itu akan hilang. Maknanya perbuatan kau itu akan mudah aku maafkan''.''Dan bila kau menyelamatkan aku dari lemas, aku mengukirkan diatas batu kerana tulisan itu tak kan hilang buat selama-lamanya. Maka, tindakanmu menyelamatkan aku tadi akan ku kenang selagi hayat dikandung badan''.

Dalam hidup ini sering timbul perbezaan pendapat dan konflik kerana sudut pandang yang berbeza di antara satu sama lain. Oleh itu, cubalah untuk saling memaafkan sesama kita.

Marilah kita belajar menulis di atas pasir!

SEBELUM KITA.....


Hari ini sebelum KITA mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.

Sebelum KITA mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum KITA mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

Sebelum KITA mengeluh bahawa diri buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.


Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri KITA,
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.


Hari ini sebelum KITA mengeluh tentang hidup,
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.


Sebelum KITA mengeluh tentang anak-anak,
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.


Sebelum KITA mengeluh tentang rumah yang kotor
kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.


Dan di saat KITA letih dan mengeluh tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti KITA.


Sebelum KITA menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.


Dan ketika KITA sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa anda masih hidup!

DIA SENIPIS RAMBUT SERAPUH KACA



















Jangankan lelaki biasa, nabi pun terasa sunyi tanpa wanita.

Tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan resah.

Masih mencari walau ada segalanya.Apa yang tiada dalam syurga?

Namun Adam tetap rindukan Hawa.

Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok.

Untuk diluruskan oleh lelaki. Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus,

Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus.

Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah,

Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah.

Didiklah mereka dengan panduan dariNya.

Jangan cuba menjinakkan mereka dengan harta,

kerana nantinya mereka semakin liar.

Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan,

kerana nantinya mereka akan semakin derita.

Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal.

Di situlah punca kekuatan dunia.
Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan ilmu.

Hati serapuh kaca, kuatkanlah ia dengan iman...

Perasaan selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak.
Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya...

Mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rab...

Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan suatu kelemahan..

Ia bukan diskriminasi Allah...sebaliknya di situlah kasih dan sayang Allah...
Wanita yang lupa hakikat kejadiannya...

Pasti tidak akan terhibur, dan tidak akan menghiburkan...

Tanpa iman, ilmu dan akhlak..mereka tidak akan lurus...

Bahkan akan semakin membengkok...

Itulah hakikatnya andai wanita tidak kenal Rabbnya...
Bila wanita menjadi derhaka...pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara....

Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan semata-mata...

Tapi binalah kepimpinan...

Pastikan sebelum wanita menuju Ilahi, pimpinlah diri kepadaNya...

Jinakkan diri kepada Allah...

Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah pimpinanmu...

Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah Az-Zahra'

Seandainya dirimu tidak sehebat Saidina 'Ali Karamallahu-Wajhah#